pilihan telah memilih

pic is from here
scribbled by
vino
at
12:29 PM
4
shared thoughts
Labels: soulrise
scribbled by
vino
at
10:26 AM
5
shared thoughts
Labels: soulrise
ungkapan negasi itu sebenernya sebentuk pengakuan atas kelebihan kendaraan roda dua. coba deh tanya juga ke pemakainya tentang alasan kepemakaiannya. yang kebayang jawabannya; selain irit bensin, mudah, murah parkir.dan yang pasti lincah, bebas macet.
hari ginih, macet, emang sudah menjadi bagian hidup sehari-hari. bayangan saya, kalo jalanan udah macet, jawara dunia dengan skill ngebut seyahud gimanapun dan dengan mobil sese besar sekali pun, kayaknya angger wae ngajentul.meski dongkol, tetep musti terima. nah. dengan perawakan kendaraan yang kecil, meski bukan pembalap, pengguna kendaraan roda dua biasanya bisa keluar dari antrian panjang dan mendului antrian mobil yang udah ada didepannya.itulah mungkin salah satu kelebihan kendaraan roda dua saat jalanan macet.
bukan mau jualan kendaraan yang dimaksud lho, saya.atau mau membahas keunggulan-keunggulannya. tapi mikir mikir aja. sepertinya buat ngedapetin sesuatu dalam hidup. skill seseorang memang sangat penting. tapi, engga bisa dinafikan tentang tools dan memilih tools. bisa jadi adanya dan pilihan atasnya akan mempermudah pencapaian; lebih baik dibanding jika pake tangan kosong atau pake tools yang tak tepat. dan tentu semua bergantung
scribbled by
vino
at
3:58 PM
6
shared thoughts
Labels: mindrise
membalas durja.seperti tak pernah tumbuh disisimu.hangat sapamu.tiada berpilah.damaimu. tak pernah berpilih.berdekat denganmu. nyaman tak mampu teruraikan. kau teman.kau tautan
meski hadirmu tak terpedulikan kala keriangan menyambangi.tapi.tak pernah sekali waktupun gerutumu terdengar membisingi.dan kau selalu hadir dikala butuh meski tiada suruh.
pic is from here
scribbled by
vino
at
9:20 AM
11
shared thoughts
Labels: soulrise
secara garis besar.dua hal lontaran socrates dalam proposal menghilangkan stereotif gender. pertama, menghilangkan female modesty.sifat feminim wanita. kedua, melalui instrumen sosial.bahkan infanticide.untuk menghilangkan insting keibuan sebagai penghalang kesetaraan.
konsep gender berpendapat. hanya sifat maskulin yang bisa bertahan di ruang publik yang karena itu akhirnya sifat feminim tersisih. solusi atas semua ini adalah meraih sifat maskulin.maka akan terjadilah keseragaman sifat pria dan perempuan.
diakui memang. adanya perbedaan faktor biologis; semisal organ reproduksi, menstruasi, kehamilan dan melahirkan yang disebut sebagai nature. sedangkan peran sebagai ibu yang memelihara dan menyusui anak adalah pilihan karena merupakan nuture yang dibentuk oleh tatanan masyarakat dan bukan stereotifnya perempuan. sehingga pantas saja apabila infanticide merupakan hal yang legal.
telisik saya amat sederhana. benarkah nurture benar-benar karena faktor lingkungan. bukankah setiap aspek biologis berbareng dengan aspek naluri. organ reproduksi misalnya sudah tentu tidak melulu fisiknya saja yang berbeda dengan sosok pria. tetapi faktor hormonalnya pun berbeda. sehingga nalurinya pun tidak sama. naluri ke-bapak-an.berbeda dengan naluri ke-ibu-an. sehingga peran seorang bapak dan peran seorang ibu. bukanlah tuntutan tatanan sosial. akan tetapi panggilan naluriah yang bersifat fitrah. menulikan naluri 'atas nama' melawan dominasi maskulin sama saja dengan melawan nurani.
scribbled by
vino
at
3:29 PM
2
shared thoughts
Labels: mindrise
pembicaraan tentang Tuhan adalah tema pemikiran sensitif. tapi bukan berarti terlarang untuk dikonsumsi.
bagi sebagian kalangan.tema ini merupakan sebuah pemikiran mapan turun temurun.adanya sudah begitu saja. dan.dibiarkan begitu adanya. warisan pemikiran ini sudah barang tentu sarat akan definisi, deskripsi, sifat, tingkah dan berbagai hal yang terkait. Tuhan dipetakan keadaanNya, Tuhan dijelaskan sifatNya, Tuhan digambarkan tingkahNya, ada kasihNya ada murkaNya.
ketika ada kalangan yang mempertanyakan eksistensi pemikiran mapan. maka definisi, deskripsi, sifat, tingkah dan berbagai hal yang terkait di pertanyakan. dikoreksi. digugat. dan akhirnya muncul definisi baru, deskripsi baru, sifat baru, tingkah baru dan berbagai hal baru yang terkait. dan kemudian Tuhan dipetakan lagi keadaanNya, Tuhan dijelaskan lagi sifatNya, Tuhan digambarkan lagi tingkahNya, bagaimana kasihNya bagaimana murkaNya.
berusaha keluar dari lingkaran polemik wacana yang ada. dengan pola pikir yang sederhana. bahkan amat sederhana. ada ketakutan kecil saat berpikir tentang arogansi berpikir kita atas sosok Tuhan. bukankah yang berhak mendeskripsikan sifat dan tingkah Tuhan adalah diriNya sendiri. karena jika melakukannya kita telah merampas hakNya. maka mari, biarkanlah Dia bicara seperti kita ingin dibiarkan bicara. karena semestinya Dialah yang tahu persis akan diriNya. kemudian biarkan nalar kita mendengarnya.
scribbled by
vino
at
5:17 PM
2
shared thoughts
Labels: mindrise
rambut; hitam. lurus. lebat. mengkilat. tanpa ketombe;
mata; belo. kecokelat-cokelatan;
hidung; nyaris mancung. lubang lengkap;
kulit; sawo mateng.halus.cerah; ...
…kalo di pikir-pikir
|rambut; pirang kayak luke juga keren. kriting kayak andrian engga jelek. plontos kayak bob banyak yang bilang seksi. jaman sekarang mengkilat tanpa ketombe engga ada yang engga bisa. shampoo dan conditioner banyak |mata; sipit mirip ken malah imut. warna mata kebiru-biruan mirip armando malah mantabb.cuman perkara corak dan keulir aja. fungsi 100% sama. buat melotot. |hidung; pesek persis eko lucu. lagian sama-sama lebih; mancung. ketinggiannya lebih beberapa senti. dan. pesek, kedalamannya lebih beberapa senti. meski lubang satu, tetep bisa membaui |kulit; putih punya bernard benar-benar okehdeh. biar dapet halus cerah; pake cleansing. lightening. body lotion ditambah facial dan spa. semua orang juga bisa |
emang bisa kita sok-sok-an karena merasa lebih.atau.minder-minderan karena merasa kurang.?. kalaupun ada lebih atau kurang. beda-beda tipis aja deh. ngga ada istilah produk gagal. kalo beda ornamen. secara kita bukan barang pabrikan. pastinya engga mungkin seragam
pic is from here
scribbled by
vino
at
11:42 AM
6
shared thoughts
Labels: mindrise
bukan. ku katakan sekali lagi. bukan. niatan membohongi mahluk semesta. sehingga semua berujar molek atas parasnya. namun.memberi sesempurna bisa diatas ketidaksempurnaan ada. dan. berusaha hadir dengan tidak ada apa-apa atas ada apa-apa.
berganti hari pun. berselaput hitam awanpun.selalu hadir. dengan seluruh binar. separuh. atau bahkan endapan lara saja karena terhalang pekatan awan. kau tau.sesedikit cahaya pun yang didapat. selalu direlakan semua untuk menerangi. menerangi dan tiada henti menerangi. sadar selalu. cahayanya tidak sesempurna matahari. tapi hasrat sangatnya memberi sesempurna bisa. bulanku bukan kertas.
scribbled by
vino
at
10:43 AM
5
shared thoughts
Labels: soulrise
“teringat ku teringat pada janjimu ku terikat hanya sekejap ku berdiri. ku lakukan sepenuh hati. peduli ku peduli. siang dan malam yang berganti. sedihku ini tak ada arti jika kaulah sandaran hati, kaulah sandaran hati”
tak hendak meresensi lagu. beneran. liriknya mengetuk hati. dan jujur. melayarkan pikir ke samudera asa. itu saja.
fitrah dan naluriah. saat jiwa kita merindu mengharap menanti hadirnya kasih. sebentuk rasa yang bisa dikecap dirasa digambarkan. tapi. tidak mudah didefinisikan. dan. terhargai oleh semacam hal yang nisbi. walau kasih itu sendiri adalah nisbi adanya.
tak bisa dicampurmarutkan; kasih seorang ibu. seorang teman. seorang kakak. maaf. kasih seorang ibu misal, tidak sepenuhnya bisa menggantikan sosok pendamping hidup. demikian pula sebaliknya juga dengan lainnya. dan tidak layak diperbandingkan; ini lebih dan ini kurang penting. relung kasih yang terhampiri memang beda. raihlah semua.
terakhir.saya tak hendak masuk ke ruang privat. berdebat karenanya bukan hal yang arif. ada pilihan yang tentu bersandar alasan. atau kalaupun tanpa alasan. tetap saja itu adalah pilihan. dan menunggu adalah sebuah pilihan juga. ada atau tanpa alasan.
scribbled by
vino
at
8:40 AM
5
shared thoughts
Labels: mindrise
mikir-mikir lagi. untuk menilai muatan pun, bukan kapasitas saya sama sekali. apalagi milah-milah; ini unjuk rasa yang bener, ini keblinger.
nah. jadi angin apa yang membawa saya mau nulis berkali-kali kata bukan, secara bukan mewakili siapa-siapa, tapi keukeuh saja nulis tentang unjuk rasa.
bukankah ada edukasi diam-diam yang mau engga mau disebarluaskan media. dan kalo mau jujur, hal itu akan mampu menyelinap ke alam bawah sadar ruang nalar masyarakat.
kalo bicara hasil. sepatutnya kita tidak hanya menilai pada ceruk yang serba abrakadabra-alakazam. bukankah pengopiniumuman realita antithesis; yang tumbuh, merata tanpa batas usia dan tanpa sensor akan menjadi bara dalam sekam. revolusi pemikiran dimulai.
scribbled by
vino
at
12:52 PM
2
shared thoughts
Labels: mindrise
Ini Aku dengan senyum sabar ikhlas bijak pemaaf. dan ini aku dengan marah cemburu benci dendamaku bukan sisi malaikat saja adanya dan kulupakan sisi gelap yang melekat, membohongi membodohi diri. karena tiada guna kuhadirkan kepura-puratidaktahuan untuk menjadi sosok kepenuhsempurnaan
scribbled by
vino
at
10:23 AM
1 shared thoughts
Labels: soulrise
sebuah kasih berbagi hidup. beban yang senantiasa membesarkan harap indah nan agung. senyum teranum menghijab rintih perih. tersita pikir mendului ingin sendiri. gadaiannya setengah hidup yang tersisa. jaminannya seluruh raga, sesempurna rasa, semesta jiwa.
pilihlah sukmaku untuk mengganti hadirnya isakan kehidupantiada pamrih dan hasrat tertutupi. adakah kesedihan selain dukamu. tiada
scribbled by
vino
at
9:50 AM
2
shared thoughts
Labels: soulrise
Pendengaranku terusik dering berulang. "semalem masih ada data-data itu, barusan semuanya hilang. Bisa minta tolong yaaa ?" suaranya parau dan berisak tangis. "saya coba ya !" cuman itu ujar yang keluar, tanpa beban. Mau bilang apalagi. Laptop kuperiksa bentar "oww " ada sedikit *sedikit banget* geli dalam hati.
Wajah penuh harap hadir dihadapan aku. Aku diam dengan segaris senyum. Nafas berat menunggu jawaban. "Datanya ada kok" ku jawab pendek saja, karena hanya itu yang dia butuh. Spontan semua berucap syukur dan "kok bisa ?", "gimana caranya ?", "cepet sekali ya !" gemuruh tanya penuh heran. "salah login aja kok" ku simpelkan penjelasan.
Manusia dikasih tak terhitung potensi besar yang bisa dikembangkan. Uniknya, sehebat apapun sosok manusia tetep aja *selalu* ada kekurangan. Disinilah indahnya. Di titik inilah 'kayaknya' dan 'layaknya' kita merenung.Bagaimana tidak, mahasiswa Doktor yang sudah makan asam garam, "nangis" karena salah login aja. (enaknya sih kutulis "hanya karena salah login aja"). Geli?, Lucu?, memalukan ?, mungkin iya, tapi lagi-lagi 'kayaknya' dan 'layaknya' justru kita mesti sadar. Boleh-boleh aja kita jago di bidang tertentu, tapi bisa aja kita 'bego' di bidang yang lain. *Mungkin* saling berbagi dan membantu yang ingin Maha Kasih ajarkan dari keterbatasan yang dimiliki manusia.
scribbled by
vino
at
12:57 PM
1 shared thoughts
Labels: mindrise
Dirimu adalah suara jiwa, bukan celoteh, asumsi atau applaus berjuta penonton.Berjalan dalam nilai yang kau kutatkan kuat. Jangan kau bunuh dan kau sakiti lagih rumput-rumput liar, ranummu. Kau takut 'kamu sih !' atau 'kalau saja kamu, blablabla' ?. Dengarkan, rasakan dan berilah nilai patut pada sejatimu. Buang semua alasan dan argumen yang bukan kamu
scribbled by
vino
at
10:36 AM
1 shared thoughts
Labels: soulrise
Tapinya...mikir positif itu kan ga bisa didapet hanya dengan berujar pake Abrakadabra-nya Nirmala, atau Alakazam-nya si Sirik (masih inget gak majalah Bobo...noh di sonoh tuh cerita si Nirmala ama si Sirik)Pembelajaran dan pencerahan (yang kita dapat dari baca, kontemplasi dan diskusi) itulah yang bakal bikin kita makin mateng en makin bijak.
scribbled by
vino
at
9:29 AM
2
shared thoughts
Labels: mindrise
This blog would not have been possible without the help and encouragement provided by many people. First and foremost, I would like to thank Jedida Ristiana Manao who inspired me to build this blog, designed my irregular verbs and taught me how to write articles. She is a sweetheart, best friend, and teacher.To her I am greatly indebted