Saturday, November 25, 2006

Maskulinisasi perempuan

menarik. menangkap sisi peran dan alamiah sosok perempuan sebagai partner pria. melalui perjalanan jiwa yang mengagumkan. saya baru bisa meraih sebuah kenyataan yang dirasakan. belum dalam bentuk ide. melalui perjalanan nalar. yang tentunya sarat argumen dan mungkin eksperimen pemikiran. saya berharap kita bisa sama-sama menemukannya dalam bentuk rumusan ide. meski tak melulu tekstual.

secara garis besar.dua hal lontaran socrates dalam proposal menghilangkan stereotif gender. pertama, menghilangkan female modesty.sifat feminim wanita. kedua, melalui instrumen sosial.bahkan infanticide.untuk menghilangkan insting keibuan sebagai penghalang kesetaraan.

konsep gender berpendapat. hanya sifat maskulin yang bisa bertahan di ruang publik yang karena itu akhirnya sifat feminim tersisih. solusi atas semua ini adalah meraih sifat maskulin.maka akan terjadilah keseragaman sifat pria dan perempuan.
diakui memang. adanya perbedaan faktor biologis; semisal organ reproduksi, menstruasi, kehamilan dan melahirkan yang disebut sebagai nature. sedangkan peran sebagai ibu yang memelihara dan menyusui anak adalah pilihan karena merupakan nuture yang dibentuk oleh tatanan masyarakat dan bukan stereotifnya perempuan. sehingga pantas saja apabila infanticide merupakan hal yang legal.

telisik saya amat sederhana. benarkah nurture benar-benar karena faktor lingkungan. bukankah setiap aspek biologis berbareng dengan aspek naluri. organ reproduksi misalnya sudah tentu tidak melulu fisiknya saja yang berbeda dengan sosok pria. tetapi faktor hormonalnya pun berbeda. sehingga nalurinya pun tidak sama. naluri ke-bapak-an.berbeda dengan naluri ke-ibu-an. sehingga peran seorang bapak dan peran seorang ibu. bukanlah tuntutan tatanan sosial. akan tetapi panggilan naluriah yang bersifat fitrah. menulikan naluri 'atas nama' melawan dominasi maskulin sama saja dengan melawan nurani.


pic is from here

nananias said...

men's world? maskulinitas yang menyisihkan? lalu kenapa ada kajian semisal marketing ala venus?

vino said...

setiap peran pastinya punya peran, gitu ya buw ?