mencerdaskan kehidupan bangsa(t)
Pic is from here
scribbled by
vino
at
8:28 AM
3
shared thoughts
Labels: mindrise
Demikian pula dengan Papua. Wilayah yang kaya akan tambang emas ternyata kaya juga dengan penduduk miskin. PT Freeport Indonesia yang berbasis di Timika, pada tahun 1996 memperoleh untung Rp. 97 triliun. APBN Indonesia tahun yang sama sebesar Rp 97 triliun. Ini berarti pengeluaran negara RI selama setahun sebenarnya cukup dibiayai dari keuntungan PT Freeport ini. Cuman sayang, justru saham negara pemilik ladang emas ini hanya 10%. Pemda Papua bahkan tak punya selembar saham pun.
scribbled by
vino
at
2:59 PM
8
shared thoughts
Labels: mindrise
Pic is from here
scribbled by
vino
at
9:35 AM
19
shared thoughts
Labels: mindrise
Entah terlampau cerewet atau emang hak saya sebenarnya, untuk selalu mempertanyakan kenaikan harga-harga seperti sekarang. Bahkan saya sering berpikir “kok bisa, di negeri yang kaya akan minyak, tapi harga minyak tanah melambung-lambung ”.
scribbled by
vino
at
2:07 PM
29
shared thoughts
Labels: mindrise
Masa pembagian dana konpensasi kenaikan BBM, adalah masa panen bagi oknum aparat yang dengan alasan uang lelah pembagian, tega memotong dana untuk masyarakat yang saat itu benar-benar kesulitan hidup, dihimpit berbagai kenaikan harga, Dana BOS, Bantuan Operasional Sekolah, diperuntukkan membantu kelancaran pendidikan (terutama) siswa yang kurang mampu, diakui oleh sebagian oknum guru di”manfaat”kan untuk keperluan “entertain” pribadi mereka. Beberapa oknum mahasiswa kedapatan melakukan “mark-up” uang SPP, dengan memanipulasi kartu bayaran. Mereka tega mendungui orang tuanya yang mati-matian menyekolahkan mereka.
Pic is from here
scribbled by
vino
at
1:54 PM
20
shared thoughts
Labels: mindrise
Entah terlampau menyita waktu, kalau pasang-lepas tiap hari, atau boleh jadi begitu besar kebanggaan atasnya, bendera merah putih yang gagah berani dibiarkan berhari-hari; merasakan terik, kemudian diguyur hujan dan bercampur debu. Sekiranya dihitung sejak awal bulan, maka akan selama 17 hari sang bendera berdiri siang malam.
scribbled by
vino
at
3:26 PM
22
shared thoughts
Labels: mindrise
Kenyang rasanya menyaksikan tingkah polah wakil-wakil rakyat, yang entah diperkara mana mewakili rakyatnya. Benar kiranya, ungkapan kekecewaan masyarakat yang mengatakan bahwa wakil rakyat telah mewakili rakyat dalam mengecap dan menikmati; bergelimangan harta, pujian dan kedudukan terpandang, selebihnya keberpihakan pada kalangan bawah, hanya sekedar dolanan saja; bermain-main dengan voting, walk out, yang menghabiskan begitu banyak biaya dan waktu. Ujung-ujungnya ditunda, dilupakan dan hilang dari agenda pembahasan.
scribbled by
vino
at
5:29 PM
15
shared thoughts
Labels: mindrise
|hari ini. pagipagi sekali. pelajaran berharga kembali kudulang. tentang penghargaan terhadap 'basa basi'. semisal istilah 'hade ku omong, goreng ku omong' yang dikenal dalam linguis Sunda. |atas sebuah perbuatan. terkadang beragam penafsiran berkumpul. meski secara absolute yang faham niatan perbuatan adalah subjeknya sendiri, tentu setiap mata yang menyaksikan tetap legal berasumsi. dan penglihatan menjudge sebatas apa yang terlihat. tidak lebih. |ucapan. akan menjadi explanation atas maksud dan alasan sebuah perbuatan. meski terkadang terlihat hanya sebatas excuse. hal itu adalah nampak lebih baik bagi sebagian. meski sebenarnya belum tentu demikian. |begini sepertinya. kerumunan sosial. (?).
scribbled by
vino
at
11:48 AM
0
shared thoughts
Labels: mindrise
scribbled by
vino
at
11:47 AM
1 shared thoughts
Labels: mindrise
dalam sepak bola, dikenal mati langkah. semisal sosok kiper, kehilangan momen, satu ketukan saja dalam memulai meraih bola. hasilnya, meski tidak terbukti seratus persen benar, kiper kehilangan kesempatan menangkapnya. dan akhirnya kebobolan. biasanya, kesimpulan premature kiperlah yang menjadi pemantik kegagalannya.
scribbled by
vino
at
2:59 PM
1 shared thoughts
Labels: mindrise
kemaren. pagipagi banget dah di kantor imigrasi. ga peduli ada yang bilang kepagian. daripada nanti ngantri panjang. pas mo masuk, ada bule nanya-nanya. seadanya dijawab. 'moga aja dia ngerti' pikir saya. tapi, karena mungkin tau saya berat di omong, akhirnya dia pake bahasa indonesiaraya, meski terbata-bata. widih kecewanya hati. ga jadi deh inggris-inggrisan.
ngantri di wawancara. saya ngga pernah bisa tega ngeliat ibu-ibu berdiri. waktu dipersilahkan duduk, beliau menolak halus. bukan ga kebagian tempat duduk ternyata, emang mau berdiri sepertinya. suaminya aja tenang-tenang aja. duduk manis. hehe...
dah beres bayar-bayar langsung ke antrian cap jempol. si ibu doktor dan si ibu yang ama suaminya muncul satu persatu, akhirnya ngumpul bareng nunggu panggilan. kayak reunian. akhirnya ngobrol ngalor ngidul. tuker kartu nama. cerita kerjaan. keluarga. rumah anaknya yang deket rumah. janjian bisnis bareng. sampai akhirnya pamitan bareng. daaagh bareng-bareng
kadang lepasnya satu kesempatan, awal meraih kesempatan yang lain. jangan kecewa dulu
scribbled by
vino
at
11:28 AM
7
shared thoughts
Labels: mindrise
mengambil jeda sejenak. disela pekat memenat. cawan, senduk terhidang. meski tak berbandrol tinggitinggi, cukup sesungguhnya.
scribbled by
vino
at
2:53 PM
8
shared thoughts
Labels: mindrise
hampir setiap hari.saya temukan sesosok sempurna diatas kursi roda. mengantar peri kecilnya sekolah, membekali harap.wajah sumringah, kedua tangan memutar roda melajukan kendaraannya.sedang peri kecilnya duduk manis ’ceria’ dipangkuan. kondisi fisiknya tidak menyurutkan peran ayah bagi sang buah hati, seperti ayah anak-anak yang lain. pagi tadi.saya mendapati sang ayah menuntun peri kecilnya berjalan.keceriaan melarut dalam setiap putaran roda kendaraannya. lembut. hangat. sabar. seperti hendak berkata bahwa kesemuadia tidak pernah ada yang beda. kesemuadia tidak membenamkebumikan dirinya. mungkin kita lebih sering bersuara dengan aksesoris yang menempeli fisik.bukan kekayaan jiwa; ketegaran, kemenerimaan. kadang kita minder engga jelas. padahal jelas-jelas telah dilengkapi keanugerahanpurna. sepertinya, memang keperkasaan jiwa tidak selalu berbanding lurus dengan keperkasaan tampak.butuh ketelaten an menumbuhrawatinya. butuh kejujuran menerima dan berdiri atasnya.butuh kesadaran bahwa keberbedaan sebesar apapun tak layak membeda keberkesempatan, keberperanan.
scribbled by
vino
at
3:46 PM
2
shared thoughts
Labels: mindrise
pernahkan berada di ketinggian. dimana kita bebas melemparpandang ke sekeliling. nampak; bangunan tinggi megah selayak satu garis.tidak lebih. berhektar hamparan sawah laksana kertas hijau beberapa meter persegi saja dan jutaan manusia terwakilkan dengan bintik-bintik titik. dihadapan pandangan kita. semua kecil. mintalah orang yang dibawah ketinggian mengamati kita. disaat berada pada posisi seperti itu.dihadapan pandangan orang lain. kita juga kecil.
scribbled by
vino
at
2:09 PM
5
shared thoughts
Labels: mindrise
minggu-minggu ini setahun terakhir, sampai sekarang, kasus cerai yang menimpa sejumlah kalangan artis, sedemikian marak terjadi. motifnya beragam yang kadang mengundang tanya ‘istri cantik.suami tampan. dua-duanya kaya, kok cerai,... kurang apa ? ‘.
belum selesai kasus yang satu, kasus baru sudah muncul menyusul. gaungnya menguat seiring gencarnya pemberitaan. ibarat hujan, sepertinya ini yang disebut musim cerai.
mungkin tidak asing lagi dengan ungkapan yang kadang terdengar sinis; bahwasanya hidup, tidak cukup hanya bermodal cinta. simak sinema cinta remaja, yang sering mengungkap fenomena ini; dua insan berpaut
kondisi kejiwaan manusia kadang bermusim, perasaan jenuh dan bosan mungkin akan hadir dikala kondisi alamiah pasangan berubah; usia, raut wajah, kesehatan dan semisalnya. dikala kondisi seperti itu, mutlak diperlukan energi yang menguatkan keduanya untuk bisa bersabar mempertahankan hubungan. energi yang hadir dari kedua hati. tidak menjadi soal energi itu hadir sebelum memilih atau setelahnya.yang pasti energi itu harus ada. dan mutlak adanya.energi yang tidak meminta syarat. energi yang tidak mengenal musim. karena hidup tidak hanya cukup bermodal materi. energi itu adalah cinta
scribbled by
vino
at
2:55 PM
2
shared thoughts
Labels: mindrise
akhir-akhir ini perhatian masyarakat banyak tertuju pada tayangan gulat dan teve yang menayangan acara tersebut. terhitung semenjak banyak jatuhnya korban yang disinyalir akibat dampak tidak langsung tayangan tersebut. bukan satu dua, anak-anak meninggal maupun cidera berat akibat meniru-niru pertarungan tentu kita semua tidak berharap, pelanjut peradaban kedepan adalah pribadi-pribadi yang brutal dan lekat dengan kekerasan. sehingga adalah peran kita untuk peduli; bukan saja atas apa yang di konsumsi fisik akan tetapi juga atas apa yang dikonsumsi psikisnya. sinergi sosok; orang tua, lingkungan (termasuk media) dan pemerintah dalam menjalankan peran, sesungguhnya akan menjadi solusi yang sangat relevan.sekarang dan kedepan.
pic is prom here
scribbled by
vino
at
8:41 AM
3
shared thoughts
Labels: mindrise
capek banget rasanya.hari minggu kemaren. pergi dari ungkapan negasi itu sebenernya sebentuk pengakuan atas kelebihan kendaraan roda dua. coba deh tanya juga ke pemakainya tentang alasan kepemakaiannya. yang kebayang jawabannya; selain irit bensin, mudah, murah parkir.dan yang pasti lincah, bebas macet.
hari ginih, macet, emang sudah menjadi bagian hidup sehari-hari. bayangan saya, kalo jalanan udah macet, jawara dunia dengan skill ngebut seyahud gimanapun dan dengan mobil sese besar sekali pun, kayaknya angger wae ngajentul.meski dongkol, tetep musti terima. nah. dengan perawakan kendaraan yang kecil, meski bukan pembalap, pengguna kendaraan roda dua biasanya bisa keluar dari antrian panjang dan mendului antrian mobil yang udah ada didepannya.itulah mungkin salah satu kelebihan kendaraan roda dua saat jalanan macet.
bukan mau jualan kendaraan yang dimaksud lho, saya.atau mau membahas keunggulan-keunggulannya. tapi mikir mikir aja. sepertinya buat ngedapetin sesuatu dalam hidup. skill seseorang memang sangat penting. tapi, engga bisa dinafikan tentang tools dan memilih tools. bisa jadi adanya dan pilihan atasnya akan mempermudah pencapaian; lebih baik dibanding jika pake tangan kosong atau pake tools yang tak tepat. dan tentu semua bergantung
scribbled by
vino
at
3:58 PM
6
shared thoughts
Labels: mindrise
menarik. menangkap sisi peran dan alamiah sosok perempuan sebagai partner pria. melalui perjalanan jiwa yang mengagumkan. saya baru bisa meraih sebuah kenyataan yang dirasakan. belum dalam bentuk ide. melalui perjalanan nalar. yang tentunya sarat argumen dan mungkin eksperimen pemikiran. saya berharap kita bisa sama-sama menemukannya dalam bentuk rumusan ide. meski tak melulu tekstual.secara garis besar.dua hal lontaran socrates dalam proposal menghilangkan stereotif gender. pertama, menghilangkan female modesty.sifat feminim wanita. kedua, melalui instrumen sosial.bahkan infanticide.untuk menghilangkan insting keibuan sebagai penghalang kesetaraan.
konsep gender berpendapat. hanya sifat maskulin yang bisa bertahan di ruang publik yang karena itu akhirnya sifat feminim tersisih. solusi atas semua ini adalah meraih sifat maskulin.maka akan terjadilah keseragaman sifat pria dan perempuan.
diakui memang. adanya perbedaan faktor biologis; semisal organ reproduksi, menstruasi, kehamilan dan melahirkan yang disebut sebagai nature. sedangkan peran sebagai ibu yang memelihara dan menyusui anak adalah pilihan karena merupakan nuture yang dibentuk oleh tatanan masyarakat dan bukan stereotifnya perempuan. sehingga pantas saja apabila infanticide merupakan hal yang legal.
telisik saya amat sederhana. benarkah nurture benar-benar karena faktor lingkungan. bukankah setiap aspek biologis berbareng dengan aspek naluri. organ reproduksi misalnya sudah tentu tidak melulu fisiknya saja yang berbeda dengan sosok pria. tetapi faktor hormonalnya pun berbeda. sehingga nalurinya pun tidak sama. naluri ke-bapak-an.berbeda dengan naluri ke-ibu-an. sehingga peran seorang bapak dan peran seorang ibu. bukanlah tuntutan tatanan sosial. akan tetapi panggilan naluriah yang bersifat fitrah. menulikan naluri 'atas nama' melawan dominasi maskulin sama saja dengan melawan nurani.
scribbled by
vino
at
3:29 PM
2
shared thoughts
Labels: mindrise
pembicaraan tentang Tuhan adalah tema pemikiran sensitif. tapi bukan berarti terlarang untuk dikonsumsi.
bagi sebagian kalangan.tema ini merupakan sebuah pemikiran mapan turun temurun.adanya sudah begitu saja. dan.dibiarkan begitu adanya. warisan pemikiran ini sudah barang tentu sarat akan definisi, deskripsi, sifat, tingkah dan berbagai hal yang terkait. Tuhan dipetakan keadaanNya, Tuhan dijelaskan sifatNya, Tuhan digambarkan tingkahNya, ada kasihNya ada murkaNya.
ketika ada kalangan yang mempertanyakan eksistensi pemikiran mapan. maka definisi, deskripsi, sifat, tingkah dan berbagai hal yang terkait di pertanyakan. dikoreksi. digugat. dan akhirnya muncul definisi baru, deskripsi baru, sifat baru, tingkah baru dan berbagai hal baru yang terkait. dan kemudian Tuhan dipetakan lagi keadaanNya, Tuhan dijelaskan lagi sifatNya, Tuhan digambarkan lagi tingkahNya, bagaimana kasihNya bagaimana murkaNya.
berusaha keluar dari lingkaran polemik wacana yang ada. dengan pola pikir yang sederhana. bahkan amat sederhana. ada ketakutan kecil saat berpikir tentang arogansi berpikir kita atas sosok Tuhan. bukankah yang berhak mendeskripsikan sifat dan tingkah Tuhan adalah diriNya sendiri. karena jika melakukannya kita telah merampas hakNya. maka mari, biarkanlah Dia bicara seperti kita ingin dibiarkan bicara. karena semestinya Dialah yang tahu persis akan diriNya. kemudian biarkan nalar kita mendengarnya.
scribbled by
vino
at
5:17 PM
2
shared thoughts
Labels: mindrise
nulis versi narsis nih.jadi pengen malu. agak binun darimana mulai. akhirnya saya punya ide. ‘mandangin cermin’. dan.tragedi narsis dimulai.hihi.larak-lirik bolak-balik dari ujung rambut sampai ujung kaki…
rambut; hitam. lurus. lebat. mengkilat. tanpa ketombe;
mata; belo. kecokelat-cokelatan;
hidung; nyaris mancung. lubang lengkap;
kulit; sawo mateng.halus.cerah; ...
…kalo di pikir-pikir
|rambut; pirang kayak luke juga keren. kriting kayak andrian engga jelek. plontos kayak bob banyak yang bilang seksi. jaman sekarang mengkilat tanpa ketombe engga ada yang engga bisa. shampoo dan conditioner banyak |mata; sipit mirip ken malah imut. warna mata kebiru-biruan mirip armando malah mantabb.cuman perkara corak dan keulir aja. fungsi 100% sama. buat melotot. |hidung; pesek persis eko lucu. lagian sama-sama lebih; mancung. ketinggiannya lebih beberapa senti. dan. pesek, kedalamannya lebih beberapa senti. meski lubang satu, tetep bisa membaui |kulit; putih punya bernard benar-benar okehdeh. biar dapet halus cerah; pake cleansing. lightening. body lotion ditambah facial dan spa. semua orang juga bisa |
emang bisa kita sok-sok-an karena merasa lebih.atau.minder-minderan karena merasa kurang.?. kalaupun ada lebih atau kurang. beda-beda tipis aja deh. ngga ada istilah produk gagal. kalo beda ornamen. secara kita bukan barang pabrikan. pastinya engga mungkin seragam
pic is from here
scribbled by
vino
at
11:42 AM
6
shared thoughts
Labels: mindrise
This blog would not have been possible without the help and encouragement provided by many people. First and foremost, I would like to thank Jedida Ristiana Manao who inspired me to build this blog, designed my irregular verbs and taught me how to write articles. She is a sweetheart, best friend, and teacher.To her I am greatly indebted