Thursday, February 19, 2009
Monday, October 20, 2008
Merah Hatiku
Singgasanamu terlalu angkuh untuk ku raih, ternyata. Dan berulang, nadi ini berhenti berdenyut. Seundak demi undak, langkah ini ku tarik kebelakang. Entah, alasan apa yang mendalili kelemahan ingin ini. Meski, selalu kuarahkan harapku ke undak-undak tangga menujumu. Aku menginginkan tetap bernafas dan memujamu. Merinduimu, meski hanya sekedar bayangan
gambar diambil dari sini.
scribbled by
Anonymous
at
7:04 PM
2
shared thoughts
Labels: soulrise
Thursday, August 28, 2008
Kita Harus Bicara
Riak nurani memarau; hilang suara. hilang daya. Hampir saja bendera putus asa terpancang berkibar-kibar, menyisakan dendam juga geram (tentunya).
Tidak sekali nurani membujuki diri; untuk bepikir, bersuara dan bertingkah atas namanya, setelah selama ini; ketakutan, ketakjuban dan kesilauanlah yang menahkodai, bahkan mengintimidasi; jiwa, hidup dan kehidupan. Dan semuanya, hanya menyisakan; sakit, pedih dan kepedihan.
Celakanya, entah akan kapan ada hirau hingga seutuh kesejatian sesegeranya sempurna, padahal entah sampai kapan, nurani akan tetap tegar meneriakan tuntutan, membuka kesadaran, membebas dari keterjajahan.
Pic is from here
scribbled by
Anonymous
at
5:52 PM
3
shared thoughts
Labels: soulrise
Saturday, March 1, 2008
blink
sometimes you come. bring the lights
text is from forthwith
scribbled by
vino
at
11:29 AM
2
shared thoughts
Labels: soulrise
Monday, February 18, 2008
nafas nafas
berkubang dalam mayapada maya, berkarib kunang. menyembari berkalutkan kelimbungan, berpatah keelingan. indera ini sesempurna julangan awan tanpa penopang tiang, namun entahlah, kadang fungsinya berkurang 50% dari kewaras-ajegan. lidahku tiada kelu memanggil-manggil keelokan namamu, pikirku merawat harap lambaian tulus hatimu. dimana pun wujudmu, rasa ini tiada lelah mengais-ngais kerelaan sapaan hangatmu. aku sungguh menggilai seutuh tawa renyah-lepas dirimu. sampai saat ini. engkau mungkin tiada tahu atau celakanya mungkin tiada mau tahu
Pic is from here
scribbled by
vino
at
4:29 PM
5
shared thoughts
Labels: soulrise
Thursday, November 15, 2007
rindu
Pic is from here
scribbled by
vino
at
10:26 AM
19
shared thoughts
Labels: soulrise
Saturday, March 17, 2007
dewadewi
mata ini. berdusta. kalau tak berkaca. kau sentuh. relung yang langka terjamah. bening. hening
pic is from here
scribbled by
vino
at
10:47 AM
2
shared thoughts
Labels: soulrise
Wednesday, March 14, 2007
riak redam
Pic is from here
scribbled by
vino
at
12:46 PM
1 shared thoughts
Labels: soulrise
hari pelangi
tentang hari ini. tak usahlah berisau hati. terbitnya fajar timur. isyarat masih ada kesempatan berbagi kebersamaan.mendung sedikit tak apalah, gelappun berhujan bukan tak mungkin mencipta pelangi. selamat hari ini.
'katumburi' itu kamu. indah itu kamu.
pic is from here
scribbled by
vino
at
8:06 AM
1 shared thoughts
Labels: soulrise
Sunday, March 11, 2007
- 2
redup. sekam jingga. enggan memerah lamalama. langitlangit. rapuh. dingin. berbeku kaku. menanti tiba membiru. menanti tiba membisu. tidak berselang lama. tidak lebih dari sejumlah jarijari tangan dan jarijari kaki. sebentar saja. bahkan kurang dari setengah kedipan mata.bukan muslihat. salju lebat. bukan tipu daya. hujan dingin. akanternyata hati yang hampa. telah meminta.membekunya asa.
pic is from here
scribbled by
vino
at
2:29 PM
1 shared thoughts
Labels: soulrise
Wednesday, December 20, 2006
semesta tata
ambisi ingin. melengkapi seutuh hasrat. seluruh daya dengan simbahan peluh kadang keluh. purnakan sewujud persembahan total. berharap capaian sesuai mau. sempurna. tapinyataternyana. kadang harap tak berbalas. usaha tak berbanding capaian. patahasa kadang bergaung. Ini kehidupan; teratur tata.setiap ingin taksemua terpuas. sabari tanpa gusaran
pic is from here
scribbled by
vino
at
2:52 PM
2
shared thoughts
Monday, December 18, 2006
Parkiran
satu. dua. tiga. bahkan berpuluhan. berjejerderet. berbilang merek terkenal. berapihbaris. bmw. jaguar. merci. takkepalangragam. meskibegitu takhadir sedetikpun rasa aku. takterpancar seulaspun senyum angkuh. faham utuh; cepatlambat. hilang tektergenggam. semuaini kehidupan; sirna perlahan. setiap ada akan tak ada. resapi tanpa ratapan.
pic is from here
scribbled by
vino
at
9:19 AM
1 shared thoughts
Saturday, December 16, 2006
dan kemudian terbitlah pagi
pun.malam-malam jahanam; berpanjangpanjang, bermatipeka, bergelaplegam, berbekudiam, bersulamseram. suditaksudi; berakhir, berganti.
Ini kehidupan; hidup, berubah. Setiap naskah berepisode. Maknai tanpa makian.
pic is from here
scribbled by
vino
at
2:23 PM
2
shared thoughts
Thursday, December 14, 2006
langkah awal
punah segala risau. akhirnya. dengan sedikit tenaga, paksa dan campuran kemauan. tidaklah seberapa. terkira. daya yang terkurbankan, demi sebuah harapan. dan teraih satu bulir asa kemenangan.
mungkin belum bisa dikata seutuh kemenangan. meski disebut demikianpun tiada apa. mungkin lebih layak sejumput kemerdekaan; dari takut, dari tindasan asa diri. segores pertama tertatih telah tertatah, kemudian tinggal melanjutkannya tanpa terlalu besar beban
meski sepenuhnya tersadar, setelah ini. ada penantang episode baru, dengan warna beda dalam arti yang sebenernya sama ketidakmerdekaan
pic is from here
scribbled by
vino
at
5:34 PM
7
shared thoughts
Labels: soulrise
Wednesday, December 13, 2006
kembang tigabelas rupa
bukan semisal baut dan murnya. bukan semisal rumah dan anak kuncinya. yang secara jasmani saja bersentuhan.
tapi bertautnya pikir dalam keselarasan rasa. menyatunya nalar dalam kesearahan pandang. tak hanya menikmati kesamaan tapi mencicipi rangkai perbedaan. bukan raga yang menjelma dan berpandang rasa, sesungguhnya. namun kehendak yang berpadu dalam dialektika penuh makna. aku melengkapimu, kamu menyempurnakanku.
pic is from here
scribbled by
vino
at
4:31 PM
46
shared thoughts
Labels: soulrise
Friday, December 8, 2006
Api baru
sudah semacam tradisi.kemeriahan setiap berganti tahun;pagelaran musik nonstop. mercon-mercon mencakar awan.terompet kertas meraungraung. klakson bersahutan hingar bingar.gegap gempita. bumi bak tak tersinggah sepi.meliuki kehingarbingaran.larut. mengarus. menyisakan sepetak bilik hati terlimpahi sepi. dilorong terdalam. terbungkus riangnya raga. yang merindui teguran hangat. tanpa kias. diam.pikir.tangis.tawa.kenang. mestikah seperti tahun dulu-dulu.dikala hingaran berdentang.hati sepi menyendiri. dan yang tersisa hanyalah keriangan sesaat.
pic is from here
scribbled by
vino
at
10:59 AM
9
shared thoughts
Labels: soulrise
Wednesday, December 6, 2006
menanti
menahan diri.menjaga harap.
meski galau tanpa tepi.tanpa pasti
pic is from here
scribbled by
vino
at
9:36 AM
7
shared thoughts
Labels: soulrise
Sunday, December 3, 2006
DiSetengahPerjalananSisa
pic is from here
scribbled by
vino
at
1:48 PM
7
shared thoughts
Labels: soulrise
Thursday, November 30, 2006
pilihan telah memilih
sudah lama.hari hari kita tak terbentuk bersama. sudah lama yang bukan karena berabad rentang waktunya. sudah lama karena tak terbiasa semenit saja ada jeda untuk tidak bersekutu menuangkan rampaian rasa. kadang marah kadang gelisah. karena pilihanmu dulu. walau ku tak hendak. kini *waktu itu* kumenemukan kembali sebentuk sosokmu.lagi. dengan rampaian rasa yang sudah tersekat. bukan kita.tapi aku.dan kamu. rintihan nada senja, cerita; tentang kenangan tentang pengorbanan tentang cinta tentang benci merendai asa yang tertahan. dan aku dengar kau mengarus dengan lantunan tentang akhir rasa. begitu saja. menemani sewadah dimsum dan segelas jus mangga. aku cuman diam.dan berusaha menjadi sosok sepermintaanmu. walau aku tahu tiada arti. aku masih ingat. ingat sekali semua. sendu. bisu. ketika kau memintaku berujar kata. tetap diam. saat aku ingin juga berungkap rasa. terbata .mencoba menyorongkan hati untuk terluka dengan rela. dan aku tahu akan tidak menyengaja melukaimu. aku tahu. engkau rasa itu. jingga yang membiru. dan ternyana pilihan telah memilihmu. walau ku tak hendak.pic is from here
scribbled by
vino
at
12:29 PM
4
shared thoughts
Labels: soulrise
Wednesday, November 29, 2006
takhendak untuk
sebenarnya.disimpan dimana hati murni itu sekarang. saat penaburan binar mengerumuni.tiada ada ba-bi-bu ungkapan puja.malah seperti nda ngeroso.bahwa semua punya adalah hibah kasih tak terkira. menggelikan. amat sangat menggelikan. diriku ini. betapa tidak.dimuliakan dengan kelurusan.masih saja meniatkan keplintutan turut.kembelingan tindak.kendablegan hendak.ndak ngeh pieling malah memalingwajahi eling. menakjubkan.amat sangat menakjubkan. dirinya itu.betapa tidak.didera kedunguan durja.masih saja.kau senyumi tulus rasa. mmmmhhhh.sekerasbatupun akhirnya ternganga berkaca *crying*.uluran tanganmu lewat sosokindah yang kucinta.dan bukan sekaliseribukali.dan tiada ternyana.meluruhkan keangkuhbodohdunguegoanku perlahan.sepertinya kau takhendak samasekali pergi selangkah saja untuk selalu tetap disini.menunggu.menanti.mengharap.meminta.mengajak.memapah. sosokkotor ini kembali.pic is from here
scribbled by
vino
at
10:26 AM
5
shared thoughts
Labels: soulrise