Showing posts with label dekap. Show all posts
Showing posts with label dekap. Show all posts

Friday, May 3, 2013

Sejenak


menepilah sejenak. sebentar saja
bilasaja binar kilaumu surut beranjak.
dan asamu melarut dalam kepingan abu berserak;
dibalik temaran hingar diaromai bias.

menepilah tiga-sembilan detik. tiada lama.
semestinya cukup membuat denyut-degup ini kembali
memastikan baik, segala-sesuatu-hal-dirimu;
dari bisik, lirih dan ujar igauanmu.
itu lebih dari cukup, bagiku


Tuesday, December 14, 2010

perempuan jingga

Kupandang siluet wajah sumringahkau. Luput berelak atas kilas mahakarya dikau nan elok; rajutan dihati ini, sulaman dibenak ini, tenunan diporipori nadi dan sumsum belulang hati. Mestikah ini ilapat pangelingeling. pembernas diri awahing ?. sampaikanlah jingga

Wednesday, March 10, 2010

Puja

telah terkutuk jiwa atas lancang menyentuhmu
berlepasluas kini hati menatap jura pesona
sadar, kau nyata sekasta periperi
terbentang jarak atas punguk yang gilakhayal siang-petang
binar aura sembilan peri menyemburat naungi mewangi
makin elokrupa dengan baiduri tiga bidadari
kau sempurna diatas fitrah kefanaan insani
terbang tinggilah, sambut takjim ksatrialangit



buat adek. semoga detikdetik yg kau jalani selalu diberkahi

Monday, February 22, 2010

Pinta

Berdiri di rintik hujannya hati. Membenderangkan setiap indera, mencari.
Mendengar jujurnya nurani.Senyatanya luput semua serupa kau. Tiada senada kau.
Aku maui kau, tiada selain.