Thursday, August 28, 2008

Kita Harus Bicara

Riak nurani memarau; hilang suara. hilang daya. Hampir saja bendera putus asa terpancang berkibar-kibar, menyisakan dendam juga geram (tentunya).
Tidak sekali nurani membujuki diri; untuk bepikir, bersuara dan bertingkah atas namanya, setelah selama ini; ketakutan, ketakjuban dan kesilauanlah yang menahkodai, bahkan mengintimidasi; jiwa, hidup dan kehidupan. Dan semuanya, hanya menyisakan; sakit, pedih dan kepedihan.
Celakanya, entah akan kapan ada hirau hingga seutuh kesejatian sesegeranya sempurna, padahal entah sampai kapan, nurani akan tetap tegar meneriakan tuntutan, membuka kesadaran, membebas dari keterjajahan.

Pic is from here

Saturday, March 1, 2008

blink

sometimes you come. bring the lights

text is from forthwith

Friday, February 22, 2008

mencerdaskan kehidupan bangsa(t)













upaya mewujudkan salah satu tujuan negara, yang termaktub dalam pembukaan UUD xxxx, semakin menampakkan keberhasilan. lahirnya anak -anak bangsa(t) dari kelas teri sampai setingkat kelas pejabat dan petinggi negara, telah menjadi bukti. pantas saja kalau negeri ini mampu menempati peringkat kelima di dunia dalam urusan korupsi. congratulation ! :(

Pic is from here

Monday, February 18, 2008

nafas nafas

berkubang dalam mayapada maya, berkarib kunang. menyembari berkalutkan kelimbungan, berpatah keelingan. indera ini sesempurna julangan awan tanpa penopang tiang, namun entahlah, kadang fungsinya berkurang 50% dari kewaras-ajegan. lidahku tiada kelu memanggil-manggil keelokan namamu, pikirku merawat harap lambaian tulus hatimu. dimana pun wujudmu, rasa ini tiada lelah mengais-ngais kerelaan sapaan hangatmu. aku sungguh menggilai seutuh tawa renyah-lepas dirimu. sampai saat ini. engkau mungkin tiada tahu atau celakanya mungkin tiada mau tahu


Pic is from here

Wednesday, December 5, 2007

Masa, Bodoh ?

sejak ditemukan ladang gas alam cair di Arun pada tahun 1974, dan mulai produksi pada 1976, Aceh sepanjang 1979-1997 menyumbang devisa negara sebesar US $45.223.448. Melalui APBN dan Inpres, Aceh kebagian 0,05% dari total sumbangan LNG. Data BPS 1993 menyebutkan, dari 8 provinsi di Sumatra, Aceh merupakan provinsi yang memiliki desa miskin terbanyak. Dari total 5.643 desa di Aceh, 40,23% (2.275 desa) masuk peta Inpres desa tertinggal (IDT). Di kabupaten Aceh Utara, pusat industri besar, terdapat paling banyak desa miskin (692).
Demikian pula dengan Papua. Wilayah yang kaya akan tambang emas ternyata kaya juga dengan penduduk miskin. PT Freeport Indonesia yang berbasis di Timika, pada tahun 1996 memperoleh untung Rp. 97 triliun. APBN Indonesia tahun yang sama sebesar Rp 97 triliun. Ini berarti pengeluaran negara RI selama setahun sebenarnya cukup dibiayai dari keuntungan PT Freeport ini. Cuman sayang, justru saham negara pemilik ladang emas ini hanya 10%. Pemda Papua bahkan tak punya selembar saham pun.

Sedih rasanya menyaksikan penduduk negeri kaya (hanya) menjadi penonton atas kemewahan bangsa asing yang notabene kemewahan mereka itu didapat dari negeri ini. Tapi musti bagaimana lagi, kita-kita ini orang bodoh. Mungkin termasuk orang-orang (yang katanya) pinter yang neken kesepakatan atas eksploitasi di Aceh dan Papua. Sesama orang bodoh jangan membodohi lho !



Pic is from here

Monday, November 19, 2007

Buka Mata

“Ketika sekitar 9,5 juta keluarga di Indonesia belum mempunyai rumah, DPR berencana merenovasi rumah dinas anggotanya dengan dana yang tidak tanggung tanggung: 350 miliar rupiah”

para wakil rakyat yang terhormat itu, adalah hasil dari pemilu (yang konon paling demokratis) dengan menghabiskan biaya (rakyat) yang sangat besar dan menguras (mempermainkan) pikiran dan perasaan rakyat. tapi, ternyata pengorbanan rakyat berupa materi, pikiran dan perasaan berbalas pengkhianatan demi pengkhianatan. entah berpenutup apa nurani mereka sebenarnya?

Untuk Pemilu tahun 2009 KPU mengajukan anggaran Rp. 47,9 trilyun hanya untuk memilih orang-orang semacam begitu lagi ?. Memuakan ga sih.

Pic is from here

Thursday, November 15, 2007

rindu

Tentang pernah ada dan kini tiada berada. Sesuatu yang seolah kosong. ditinggal jiwa dari nyawa keberdirian. dan rasa itu adalah usaha menggapai capaian kembali, menyatu persatuan semula, hasrat dan semerbak kedukaan keberharapan keberkeinginan sangat, sempurna. Titik akhirnya adalah kepatahkepakan sayap harap. Sesaat setelah semua seolah mustahil kembali. atau ?...

Pic is from here